Alcatel OneTouch Flash Bagian 2

Player Musik

Alcatel punya template sendiri yang memberi ciri. Misalnya pada tampilan pemutar lagu dan submenu organisasi lagu. Sementara moda pengaturan audio tidak berbeda memori (microSD). Pintu slot begitu tipis (nyaris bak produk iPhone) sehingga dibutuhkan semacam pin (tersedia dalam paket) untuk membuka. Alcatel mencoba mengemas dengan desain unibody. Membuat produk lebih tipis. Namun posisi kamera utama tetap membutuhkan space sendiri.

Baca juga : Gudang Movie

Akibatnya di punggung harus rela terlihat menonjol. Seluruh “kulit” terbuat dari plastik. Layarnya tak dilapis. Namun dalam paket pembelian Alcatel menyediakan screen protector. Konsumen tinggal pasang sendiri. Overall, tidak ada yang istimewa pada desain seri ini. ? dengan kebanyakan smartphone Android KitKat. Ia dibekali dengan Equalizer, di mana pada menu preset terdiri dari 12 pilihan dan pada menu kustom menawarkan lima level adjustment.

Kualitas audio yang disemburkan tidak istimewa. Speaker tunggal yang diletakkan di punggung bawah tak cukup membantu menyuarakan frekuensi rendah. Namun, mode pemindah lagu (switch music) dengan cara menggerakkan ponsel boleh lah disebut sebagai keunggulan. Meskipun bukan sebuah inovasi. Untuk mengaktifkan menu ini cukup dengan masuk ke menu Setting Audio.

Toko Aplikasi Alcatel

Alcatel mengusung nama OneTouch Smart Live sebagai nama toko aplikasi. Beragam aplikasi tersedia di sini. Beberapa di antaranya cukup populer. Sebut saja Amazon, Adobe Reader, Skype, Shazam, Evernote, dll. Hanya saja, tak tersedia aplikasi fun dan games yang banyak diunduh orang. Ini karena aplikasi yang disediakan berstatus gratis. Namun, Alcatel cukup bijaksana menyisipkan aplikasi tambahan. Misalnya Barcode Scan, BoomBand Lite, Currency Converter, Deezer, LinkedIn, Flipboard, dll. Bahkan OneTouch Flash masih juga menambahkan sebuah toko aplikasi lain bernama zApp. Menurut SINYAL, justru toko aplikasi ini tampilan maupun koleksinya lebih menawan ketimbang Smart Live.

Fotografi

endati menggunakan kamera 13 MP, namun respons sensornya terasa agak lambat. Memang tersedia mode Sport untuk meng-capture obyek cepat, namun mode ini juga kurang reaktif. OneTouch Flash punya pilihan ubah mode ke HD dan panorama. Untuk pemotretan minim cahaya, satu-satunya opsi adalah mengaktifkan mode Night. Ketika menggunakan kamera depan (5 MP) untuk selfi e, tersedia setelan ekspresi wajah. Ia akan menangkap maksimal empat ekspresi mimik obyek bidikan. Mode Edit boleh disebut kreatif. Selain berbeda dengan umumnya ponsel KitKat, tampilannya pun lebih enak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *