Category Archives: Berita

Nasinya Dibakar Langsung di Dalam Kendil

Tampaknya nasi bakar yang sempat meramaikan kuliner Indonesia beberapa tahun lalu, makin “ramai” saja. Di Yogyakarta, nasi bakar yang selama ini dibungkus daun, disajikan lebih kreatif lagi karena dibakar langsung di dalam kendil. Tentu aromanya langsung jadi berbeda. Selain itu penyajiannya juga jadi lebih unik lagi.

Untuk mencicipi nasi kendil bakar ini, Anda bisa berkunjung ke kedai Nasi Kendil Bakar Mas Jem yang punya 2 lokasi di Yogyakarta, yaitu di Jl. HOS Cokroaminoto dan Monjali. Jika beruntung, Anda bisa bertemu langsung dengan sang empunya kedai, Geminus Endiansyah AlHaque (26). “Berbeda dengan nasi bakar pada umumnya yang dibakar langsung di atas arang, saya menggunakan kendil tanah liat sebagai media untuk membakar nasi,” jelasnya. Kendil yang digunakan untuk membakar nasi berukuran mungil. Sebelum digunakan, kendil dilapisi daun pisang terlebih dulu. Setelah itu barulah diisi dengan nasi yang sudah diracik dengan bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih, dan taburan teri. “Konsep bumbunya mirip nasi liwet,” imbuhnya.

Setelah dibumbui, nasi dimasukkan ke dalam kendil hingga padat dan penuh, lalu sisa bagian daun pisang dilipat hingga menutupi bagian atas nasi. Setelah itu kendil ditutup, dan diletakkan di atas bara arang kira-kira selama 10 menit hingga aroma wanginya tercium. “Itu tandanya nasi kendil sudah matang,” sambung pria yang terinspirasi dari gudeg kendil ini. Disuguhkan bersama kendilnya Setelah matang, nasi bakar tidak dikeluarkan dari kendil melainkan langsung disuguhkan utuh pada pembeli. Nasi dalam kendil ini disajikan bersama sepiring lauk pauk lengkap berupa ayam bakar, rica tempe, lalapan, dan sambal terasi. Harga menu lengkap ini Rp 15 ribu.

Saat tutup kendil dibuka, aroma harum langsung menyeruak ke rongga hidung. Aroma daun pisang yang terpanggang turut memberi kontribusi aroma serta citarasa istimewa. Meski tanpa santan, nasi yang diolah dengan bumbu rempah ini tak kalah sedap rasanya. Selain ayam bakar, tersedia pilihan lauk lainnya seperti pepes tahu, jamur, teri, dan ayam, hingga ikan bakar. Lokasi kedainya tak jauh dari SPBU Cokroaminoto.

Kedai yang berdiri awal 2013 ini melayani pelanggan mulai pukul 17.00 hingga 23.00. Geminus juga menyediakan layanan antar minimal 3 kendil nasi bakar di wilayah Yogyakarta. Tak sedikit wisatawan lokal dan asing yang menjadi pelanggan nasi kendil bakar istimewa ini. Apalagi jika ditemani teh hangat plus gula batu.

Indosat Stock Trading Contest (ISTC)Proyek Lahirkan Investor Muda

Indosat Stock Trading Contest (ISTC)Proyek Lahirkan Investor Muda – Jumlah pemilik rekening stock trading di Indonesia hingga 2015 baru sekitar 500 ribuan. Jika dibanding jumlah penduduk Indonesia yang 252,16 juta jiwa, ma- ka kira-kira hanya 0,2 persen saja. Angka ini jelas ka- lah jauh jika dibandingkan dengan negara-negara maju lain, terutama di kawasan Asia Tenggara. Tetapi, indeks perdagangan saham Indonesia tergolong sangat baik. Bahkan terbaik di Asia. “Hanya saja pemainnya sekitar 65 persen adalah asing,” kata Ito Warsito, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Karena itulah wajar jika proses edukasi bagi calon-calon investor pun digerakkan. Salah satunya program bertajuk Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal (GeNTa).

Indosat yang memiliki tiga pilar pada program Corporate Social Responsibility (CSR), salah satunya Edukasi, lantas ambil bagian untuk mencetak investor muda khususnya dari kalangan mahasiswa, tetapi juga terbuka bagi siapa saja yang ingin berkecimpung di dunia perdagangan saham. Bahwa generasi muda Indonesia harus diberi tempat yang seluas-luasnya dengan dukungan teknologi telekomunikasi dan aplikasi. “Termasuk edukasi tentang online trading yang banyak mengaplikasikan teknologi di dalam aktivitas perdagangan saham,” tandas Alexander Rusli, Presiden Direktur & CEO Indosat. Wujud dari kepedulian Indosat ini berupa sebuah aktivitas pembelajaran yang gratis dan dikemas dalam konsep kompetisi yang menantang. Ajang tersebut bertajuk Indosat Stock Trading Contest (ISTC) yang secara resmi dibuka pada 8 April silam di gedung BEI, Jakarta. Sebelumnya, ISTC telah mampir ke dua universitas terkemuka di Tangerang, antara lain Universitas Multimedia Nusantara (Gading Serpong) dan Universitas Swiss German (BSD).

Antusias mahasiswa dari dua perguruan tinggi ini amat tinggi. Sebagian bahkan sudah “bermain” saham dan akrab dengan dunia ini. Belum pula genap satu minggu, jumlah peserta telah membeludak. “Sudah sekitar 600 peserta aktif,” jelas Fuad Fachroeddin, Group Head Corporate Communication Indosat. Arena bursa saham ajang ini tampil dalam format aplikasi digital. Peserta dapat melakukan transaksi saham secara virtual terhadap sejumlah pilihan yang diperdagangkan di BEI. Harga sahamnya diperoleh secara realtime. Penyedia aplikasinya adalah PT Winratama Perkasa (WinGamers). Aplikasi buatan mereka merupakan virtual online trading pertama di Indonesia. Setiap peserta akan memperoleh uang virtual sebesar Rp 1 miliar yang dapat digunakan untuk melakukan perdagangan. Selain bisa diakses lewat dekstop maupun laptop, Anda juga bisa memanfaatkan tablet. Dengan begitu, Anda bisa “bermain” saham di mana saja dan kapan saja. ISTC juga didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Sardjito, masyarakat Indonesia harus jadi pemilik (ownership), selain itu hal yang harus dilakukan musti melembaga “Mahasiswa sekarang harus hidup dalam suasana yang faktual,” ujarnya. Artinya, kesempatan untuk berbisnis di bidang ini sesungguhnya sangat terbuka lebar. Dan, ISTC adalah tempat dimana proses belajar itu dilakukan secara langsung. So, Indosat sudah membuka lebar jalan untuk menuju masa depan. Tak perlu keluar biaya, malah Anda diberi modal. Sekarang, mengapa tak isi waktu dengan “bermain” saham? Rintis dari kini, agar lulus kelak, Anda tak perlu stress bikin lamaran kerja. Segera daftar, ISTC bakal ditutup pada 30 September 2015. Oh ya untuk kamu yang suka game ppsspp terbaik tahun 2020 bisa download di teknorus.com