Category Archives: Tekno

Tips & Triks untuk mengefektifkan kerja di PC

11 ONE Note

Versi Gratisan yang Direncanakan untuk Mac Microsoft baru saja memperkenalkan rilis terbaru dari program “One Note” untuk Mac, hampir 11 tahun setelah merilis versi pertama untuk Windows. One Note versi Mac tersebut sangat istimewa. Tentu saja karena tool tersebut ditawarkan gratis untuk para konsumen Mac. Selain itu, One Note bisa jadi akan diintegrasikan ke dalam Office for Mac versi berikutnya.

Baca juga : Net89

Rilis versi tersebut juga direncanakan pada tahun 2014 ini. Dengan tool ekstra yang semakin disempurnakan ini, nantinya Microsoft ingin menawarkan sinkronisasi Note secara otomatis antara Desktop dan perangkat mobile, seprti pada smartphone dan tablet. Dengan adanya feature baru dan rilis terbaru versi Mac, Microsoft sepertinya membidik kompetitornya yang saat ini masih kuat berdiri, yaitu Evernote.

12 Online-Banking

Menggunakan Browser Aman dari Kaspersky Program penyusup harus dicegah agar tidak mengintai komputer Anda dan mencuri akses terhadap data-data perbankan dan pembayaran. Untuk itu, selama melakukan transaksi online, sebaiknya Anda gunakan browser yang relatif lebih aman. Paket dari Kaspersky Internet Security menawarkan sebuah browser yang aman.

Dengan browser ini Anda dapat mengatur transaksi pembayaran di website resmi bank terdeteksi secara otomatis. Anda dapat menjalankan browser dalam mode aman melalui interface Kaspersky Internet Security. Untuk menyesuaikan transaksi pembayaran, lakukan langkah berikut: Pertama-tama Anda klik “Settings” di bagian bawah window utama. Sekarang, pilih “Protection Center” di window sebelah kiri. Telusuri sebelah kanan area “Protection Center” dan pilih sub “Secure Payment System”.

Di sini, aktifan komponen “Secure payment transactions” melalui elemen aktif di area window atas. Aktifan checkbox “Report vulnerability of the operating system” agar sebelum menjalankan browser, celah keamanan yang ditemukan pada sistem operasi bisa diinformasikan kepada Anda. Perhatian: Browser aman tidak dapat dijalankan jikastatus checkbox “Activate Self Defense” di area “Advanced Settings | Self Defense of Program Confguration window” tidak aktif.

HP yang lancar untuk trading net89

HP YANG LANCAR UNTUK TRADING NET89 – D ua pasukan LG seri L (Bello dan Fino) nyaris tak terdengar oleh berkibarnya seri G. Bahkan LG G3 Stylus jauh lebih mentereng bin keren di etalase toko on-line maupun modern outlet. Dari semua seri G (termasuk Optimus G yang merupakan cikal bakal), tak ada yang yang banderolnya menyentuh angka 2 jeti. Dengan kata lain, semua seri tembus batas Rp 2,5 jutaan. LG L Bello (simak review-nya di SINYAL #211) juga masih sulit jatuh harga. Dan, satu-satunya smartphone paling gres pun berani pancang angka di bawah 2 jutaan adalah L Fino. Kehadiran Muncul pertama kali pada pameran IFA 2014, Berlin, Oktober silam, seolah hanya sekadar melengkapi portfolio akhir tahun. Lantas, masuk ke Indonesia pada November. Hype LG G3 Stylus tampaknya jauh lebih berkibar, maklum dialah gacoan IFA 2014. Smartphone dengan OS Android KitKat (v4.4.2) ini sebenarnya melengkapi barisan L90, L80 maupun L70. Hingga kini, usia di pasar telah memasuki tiga bulan. Desain Acuannya adalah template desain seri-seri G terbaru. Ciri khas seperti tombol power dan kontrol volume menyatu di punggung ada di sini. Beda dengan seri L sebelumnya yang masih meletakkan dua tombol di samping. Ini gaya kuno yang sudah ditinggalkan oleh seri G. Punggung bertekstur sebagai pola agar bersenyawa dengan telapak tangan. Penampang depan yang lebih fl at.

Sementara tomboltombol operasi menu menyatu pada layar (virtual button). Namun seri ini memang tidak didesain unibody. Sehingga sulit bersaing dengan smartphone-smartphone tipis di bawah ketebalan 10 mm. Dapur Pacu Di sinilah salah satu beda nyata dengan seri L Bello yang justru mengandalkan pasokan chipset dari Mediatek. Sebuah hal yang jarang dilakukan oleh LG Mobile yang sangat mengandalkan Qualcomm. Dan, L Fino menjaga “tradisi” itu. Prosesornya sendiri sebenarnya berbeda tak signifi kan dengan L Bello. Dengan membawa “jantung” yang sanggup bekerja hingga clock speed 1,2 GHz sesungguhnya kinerjanya tetap setara dengn L Bello. Prosesor ini setara dengan L90 atau L80 yang termasuk kelas middle. Barangkali memori internalnya saja yang rada kurang bikin girang. Tetapi sejauh RAM masih 1 GB, rasanya soal ruang simpan fi le tak jadi persoalan besar. Toh, fi le apapun itu masih bisa ditelan oleh microSD.

Berikut hasil uji SINYAL: AnTuTu Benchmark 5.2.0 16702 Nenamark 2.4 57.6 fps Quadrant Standard Edition 2.1.1 8793 Fitur L Fino adalah tipikal ponsel multimedia. Kendati bukan kelas atas. Minimal ia sanggup mengakomodasi berbagai keperluan mulai memotret, merekam video, memutar audio, hingga berbagai pekerjaan akses internet bergerak. Di ruang kendali audio, ada tujuh level kustom equalizer. Kalau mau eksperimen atur pitch dan speed tempo lagu, serahkan sepenuhnya pada opsi di sebelah equalizer. Tidak banyak vendor yang berani kasih bonus macam ini. Sedangkan opsi pemotretan tersedia komplet. Termasuk mode panorama yang bahkan dapat dilakukan dengan posisi L Fino vertikal. Oh ya, LG juga tak mau ketinggalan sedia aplikasi gratisan yang tersimpan di apps store bernama LG Smart World.

Alcatel OneTouch Flash Bagian 2

Player Musik

Alcatel punya template sendiri yang memberi ciri. Misalnya pada tampilan pemutar lagu dan submenu organisasi lagu. Sementara moda pengaturan audio tidak berbeda memori (microSD). Pintu slot begitu tipis (nyaris bak produk iPhone) sehingga dibutuhkan semacam pin (tersedia dalam paket) untuk membuka. Alcatel mencoba mengemas dengan desain unibody. Membuat produk lebih tipis. Namun posisi kamera utama tetap membutuhkan space sendiri.

Baca juga : Gudang Movie

Akibatnya di punggung harus rela terlihat menonjol. Seluruh “kulit” terbuat dari plastik. Layarnya tak dilapis. Namun dalam paket pembelian Alcatel menyediakan screen protector. Konsumen tinggal pasang sendiri. Overall, tidak ada yang istimewa pada desain seri ini. ? dengan kebanyakan smartphone Android KitKat. Ia dibekali dengan Equalizer, di mana pada menu preset terdiri dari 12 pilihan dan pada menu kustom menawarkan lima level adjustment.

Kualitas audio yang disemburkan tidak istimewa. Speaker tunggal yang diletakkan di punggung bawah tak cukup membantu menyuarakan frekuensi rendah. Namun, mode pemindah lagu (switch music) dengan cara menggerakkan ponsel boleh lah disebut sebagai keunggulan. Meskipun bukan sebuah inovasi. Untuk mengaktifkan menu ini cukup dengan masuk ke menu Setting Audio.

Toko Aplikasi Alcatel

Alcatel mengusung nama OneTouch Smart Live sebagai nama toko aplikasi. Beragam aplikasi tersedia di sini. Beberapa di antaranya cukup populer. Sebut saja Amazon, Adobe Reader, Skype, Shazam, Evernote, dll. Hanya saja, tak tersedia aplikasi fun dan games yang banyak diunduh orang. Ini karena aplikasi yang disediakan berstatus gratis. Namun, Alcatel cukup bijaksana menyisipkan aplikasi tambahan. Misalnya Barcode Scan, BoomBand Lite, Currency Converter, Deezer, LinkedIn, Flipboard, dll. Bahkan OneTouch Flash masih juga menambahkan sebuah toko aplikasi lain bernama zApp. Menurut SINYAL, justru toko aplikasi ini tampilan maupun koleksinya lebih menawan ketimbang Smart Live.

Fotografi

endati menggunakan kamera 13 MP, namun respons sensornya terasa agak lambat. Memang tersedia mode Sport untuk meng-capture obyek cepat, namun mode ini juga kurang reaktif. OneTouch Flash punya pilihan ubah mode ke HD dan panorama. Untuk pemotretan minim cahaya, satu-satunya opsi adalah mengaktifkan mode Night. Ketika menggunakan kamera depan (5 MP) untuk selfi e, tersedia setelan ekspresi wajah. Ia akan menangkap maksimal empat ekspresi mimik obyek bidikan. Mode Edit boleh disebut kreatif. Selain berbeda dengan umumnya ponsel KitKat, tampilannya pun lebih enak.

Alcatel OneTouch Flash

Entah apa makna istilah “Flash” yang mengikuti seri Alcatel OneTouch berkode produk 6042D ini. Jika yang dimaksud adalah lantaran menggunakan prosesor octa core, rasanya perlu pembuktian. Sebab, tak semua prosesor dengan delapan inti sanggup bekerja lebih cepat. Apalagi jika hanya menggunakan spek berkecepatan komputasi 1,4 GHz. Bicara soal kompetisi, harus diakui tak gampang bersaing dengan namanama lokal dan produk Tiongkok yang mencuat.

Baca juga : WA WEB

Kendatipun harga yang dipatok sesungguhnya cukup terjangkau di kelasnya. Bahkan toko on-line Lazada sampai membanting harga dengan diskon sampai 700 ribuan, jadi Rp 1,9 jutaan. Di Thailand, seri ini dapat aplus lumayan. Dirilis pada September lalu, sekarang sudah malang-melintang di bursa ponsel lokal. Tetapi itu bukan jaminan sukses. Sebelumnya ketika merilis seri-seri OneTouch Pop, Alcatel tetap tak berkibar.

Organisasi Menu Kelola menu OneTouch Flash cukup unik.

Tersedia lima homescreen yang berbeda dengan produk lain. Uniknya terdapat homescreen khusus foto yang dapat dipilih untuk keperluan background dan pilihan layout. Kemudian di homescreen terakhir dibuat model folder, masing-masing adalah kelompok Productivity, Assistance, Media dan Tools. Kalau Anda tak suka ribet, homescreen ini sangat sesuai. Sayang Anda tak bisa menambahkan folder jika membutuhkan ekspansi file. Mengelola menu atau fi tur juga disediakan di sini. Anda cukup memindahkan setiap fitur atau menu dengan men-tap kemudian mengarahkan ke folder yang dituju.

Kinerja

Hasil uji kami dengan tiga aplikasi tes menunjukkan bawah performa OneTouch Flash tak hebat-hebat amat. Dibandingkan dengan Advan Barca Tab 7 yang samasama Octa Core terpaut di bawah begitu jauh. Di sini menjelaskan pula betapa faktor kecepatan komputasi sangat berpengaruh. Konfi gurasi inti hanyalah menjadi sarana agar pembagian sistem, termasuk pemakaian energi dari pasokan baterai menjadi lebih baik. Beberapa yang terasa kurang nyaman adalah pada fitur kamera yang sensornya tak kilat responnya. Proses swipe juga tak terlalu mulus. Namun harus diakui, daya tahan baterai dengan kapasitas 3.200 mAH membantu mengurangi kesan kurang lincah tadi. Dengan Wi-Fi yang terus aktif, selama 24 jam, tak mengakibatkan indikator baterai berada pada garis terakhir. Sementara Uji Vellamo untuk menentukan kinerja chipset masih di bawah Motorola Moto G. Nilai untuk uji tenaga justru berbanding terbalik dengan Moto G. Namun masih berada di bawah Nexus 4 buatan LG Mobile yang juga telah di-upgrade ke KitKat.

Body dan Desain

Sepintas pandang tak memiliki daya tarik dan ciri khas. Tak beda dengan Vivo Xplay 3S. Dan, Alcatel hanya memberi identitas produk di punggung. Seperti tak percaya diri. Lihatlah Vivo yang memberi titel produk di penampang depan. Padahal brand ini –meski nyaris dilupakan- pernah mengguncang dunia, pada sekitar 10 tahun silam dan merupakan kebanggan Perancis. Alcatel Flash datang dengan versi dua SIM GSM. Slot kartu dalam bentuk hotswipe diletakkan di samping. Masing-masing slot kartu SIM ditempatkan berseberangan. Begitu halnya dengan slot kartu memori (microSD). Pintu slot begitu tipis (nyaris bak produk iPhone) sehingga dibutuhkan semacam pin (tersedia dalam paket) untuk membuka. Alcatel mencoba mengemas dengan desain unibody. Membuat produk lebih tipis. Namun posisi kamera utama tetap membutuhkan space sendiri. Akibatnya di punggung harus rela terlihat menonjol. Seluruh “kulit” terbuat dari plastik. Layarnya tak dilapis. Namun dalam paket pembelian Alcatel menyediakan screen protector. Konsumen tinggal pasang sendiri. Overall, tidak ada yang istimewa pada desain seri ini.

Respons positif dari pembaca

Sebagaimana yang dialami oleh banyak pengembang produk di masa awal, biasanya idealisme masih mempengaruhi pola pikir sehingga sisi bisnis atau memikirkan kelanjutan perusahaan yang dibangunnya dikesampingkan. Hal ini pun di alami oleh mereka. “Saat itu model bisnis dan arah kami belum jelas dan kami memang belum memahami bagaimana melakukan monetizing di Nyankod,” tambah Kresna. Seiring waktu respons yang baik dari pembaca mulai berdatangan.

Bahkan salah seorang tokoh IT terkenal, Onno W. Purbo turut berkomentar terhadap konten yang disajikan Nyankod. Hal ini tentunya menjadi penyemangat para personil untuk terus memberikan yang terbaik kepada pembaca. Dan hal ini juga yang membuat Nyankod melakukan pembenahan konsep dan mencoba serius terhadap produk andalan mereka ini. “Akhirnya, kami memutuskan untuk ikut menjadi tenant di Incubator Skystar Ventures.

Dari sinilah kami mulai mengerti dan mendapat mentor yang membuka wawasan kami lebih jauh tentang arah Nyankod ke depan. Sebagai langkah awal, tahun ini kami meluncurkan CodePolitan.com, yaitu sebuah website media yang berisi informasi seputar pemrograman dan teknologi.,” kata Kresna. Rupanya arahan untuk masuk dalam incubator Skystar Ventures berbuah manis. Saat ini Nyankod sudah mendapatkan revenue dari iklan.

Melanjutkan inovasi

Inovasi, inovasi dan inovasi. Mungkin ini moto yang tetap ada pada Nyankod. Karena melalui inovasilah sebuah produk dapat bertahan. Saat ini Nyankod sedang mengembangkan platform ketiganya yaitu Devository (http://devository.com). “Di Devository, konsumen kami, yakni individu programmer, perusahaan dan startup bisa bergabung menjadi ekosistem besar untuk saling melengkapi satu sama lain,” lanjut Kresna. Hal ini menguatkan kembali konsistensi mereka atas tujuan dari didirikannya Nyankod.com, yaitu solusi utama bagi programmer Indonesia dan memenuhi kebutuhan esensial mereka.