Categories
Tekno

Respons positif dari pembaca

Sebagaimana yang dialami oleh banyak pengembang produk di masa awal, biasanya idealisme masih mempengaruhi pola pikir sehingga sisi bisnis atau memikirkan kelanjutan perusahaan yang dibangunnya dikesampingkan. Hal ini pun di alami oleh mereka. “Saat itu model bisnis dan arah kami belum jelas dan kami memang belum memahami bagaimana melakukan monetizing di Nyankod,” tambah Kresna. Seiring waktu respons yang baik dari pembaca mulai berdatangan.

Bahkan salah seorang tokoh IT terkenal, Onno W. Purbo turut berkomentar terhadap konten yang disajikan Nyankod. Hal ini tentunya menjadi penyemangat para personil untuk terus memberikan yang terbaik kepada pembaca. Dan hal ini juga yang membuat Nyankod melakukan pembenahan konsep dan mencoba serius terhadap produk andalan mereka ini. “Akhirnya, kami memutuskan untuk ikut menjadi tenant di Incubator Skystar Ventures.

Dari sinilah kami mulai mengerti dan mendapat mentor yang membuka wawasan kami lebih jauh tentang arah Nyankod ke depan. Sebagai langkah awal, tahun ini kami meluncurkan CodePolitan.com, yaitu sebuah website media yang berisi informasi seputar pemrograman dan teknologi.,” kata Kresna. Rupanya arahan untuk masuk dalam incubator Skystar Ventures berbuah manis. Saat ini Nyankod sudah mendapatkan revenue dari iklan.

Melanjutkan inovasi

Inovasi, inovasi dan inovasi. Mungkin ini moto yang tetap ada pada Nyankod. Karena melalui inovasilah sebuah produk dapat bertahan. Saat ini Nyankod sedang mengembangkan platform ketiganya yaitu Devository (http://devository.com). “Di Devository, konsumen kami, yakni individu programmer, perusahaan dan startup bisa bergabung menjadi ekosistem besar untuk saling melengkapi satu sama lain,” lanjut Kresna. Hal ini menguatkan kembali konsistensi mereka atas tujuan dari didirikannya Nyankod.com, yaitu solusi utama bagi programmer Indonesia dan memenuhi kebutuhan esensial mereka.