Topan Jebi Hantam Jepang

[OSAKA] Topan Jebi menghantam Jepang, Selasa (4/9), menewaskan delapan orang dan mengakibatkan 3.000 penumpang telantar akibat Bandara Internasional Kansai ditutup. Sedikitnya 1,6 juta kepala keluarga di Osaka, Kyoto dan empat provinsi lainnya, hidup tanpa aliran listrik. Kepolisian Osaka melaporkan seorang pria berusia 70-an meninggal dunia setelah setelah tertiup angin dan terhempas ke tanah, di sekitar apartemennya. Lima orang lainnya tewas di tempat lain, diantaranya akibat dihantam benda-benda berat yang tertiup topan. Di Provinsi Shiga, seorang lelaki berusia 71 tahun, meninggal dunia tertimpa reruntuhan gedung, dan seorang pria berusia 70-an meninggal setelah jatuh dari bagian atas rumahnya, akibat tertiup angin kencang. “Sedikitnya 150 orang terluka, akitab dihantam beberapa benda yang berterbangan, atau tertimpa reruntuhan bangunan,” bunyi laporan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Osaka, yang dikutip Associated Press (AP), Selasa. Topan kuat juga menyebabkan air laut pasang, sehingga membanjiri Bandara Internasional Kansai. Lebih dari 700 penerbangan dibatalkan. Televisi umum NHK menunjukkan penumpang duduk atau berbaring di lantai terminal bandara dalam gelap karena aliran listrik padam.

Topan Beji juga menyebabkan sebuah tanker berkapasitas 2.591 ton yang ditambatkan, menabrak sisi jembatan yang menghubungkan bandara ke daratan, sehingga merusak jembatan dan membuatnya tidak dapat digunakan. “Jembatan yang rusak membuat akses terputus, sehingga sekitar 3.000 penumpang terdampar di bandara,” kata pejabat Kementerian Transportasi Jepang, Mitsuo Nakao. Bandara Internasional Kansai dibangun di atas pulau buatan di Teluk Osaka yang langsung berhadapan dengan laut lepas. Topan Beji yang menghantam wilayah Barat Jepang telah menyebabkan air laut pasang dan membanjiri salah satu dari dua landasan pacu. Selain itu, banjir juga merendam tempat penyimpanan kargo dan fasilitas lainnya, sehingga memaksa pengelola Bandara Internasional Kansai menutup layanan. Dilaporkan seorang penumpang mengalami luka ringan akibat pecahan kaca jendela yang hancur oleh badai. Ditutup Hantaman Topan Beji juga membuat sejumlah perusahaan, tempat hiburan dan fasilitas pemerintah di Osaka, ditutup. Taman hiburan Universal Studio Jepang dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat, ditutup. Daihatsu Motor Co di Osaka dan Kyoto, memutuskan menghentikan produksi untuk sementara. Hal serupa juga dilakukan Panasoniz yang menghentikan pekerjaan di pabrik AS dan Kulkas di Shiga.

Perusahaan minuman besar, Kirin Co, juga menghentikan produksi pabrik bir di Kobe. K an s a i Ele ctr o n ic Power Co, mengumumkan kerusakan jaringan listrik di enam provinsi, diantaranya di Osaka dan Kyoto, sehingga menyebabkan sekitar 1,6 juta rumah tangga hidup tanpa aliran listrik. Petugas pemadam kebakaran melaporkan, di dekat Nishinomiya, Provinsi Hyogo, sekitar 100 mobil di sebuah dealer yang terletak di tepi pantai, terbakar setelah sistem kelistrikan mereka padam akibat luapan air laut. K e p a l a S e k r e t a r i s Kabinet Yoshihide Suga, m e n g a t a k a n P e r d a n a Menteri Shinzo Abe membatalkan jadwal perjalanan ke Kyushu, pulau utama di bagian selatan Jepang, untuk mengawasi respon pemerintah terhadap dampak topan tersebut. Topan Beji pertama kali mendarat di pulau Shikoku, barat daya Jepang, kemudian menuju wilayah pantai Kobe di Honshu. Tayangan televisi menunjukkan air laut meluap ke daratan, akibat tiupan angin kencang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *