Konservasi Cetak Biru Gajah Sumatera Bag3

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan populasi gajah Sumatera kini tinggal 1.724 ekor dari 2.700 ekor pada 2007. Hasil studi World Wildlife Fund (WWF) Indonesia dan Eijkman Institute for Molecular Biology, yang dirilis pada pertengahan Agustus lalu, menyebutkan salah satu faktor pemicu penurunan itu adalah perkawinan sedarah (inbreeding).

Perkawinan ini berimbas pada menurunnya variasi genetika dan kualitas hidup gajah yang mudah terserang penyakit. Gajah termasuk mamalia besar dengan siklus kehamilan cukup panjang, 4-5 tahun sekali. Masa kehamilannya 18-22 bulan. ”Karena itu, butuh pembauran seperti di Way Kambas agar keanekaragaman hayati genetika gajah tetap terjaga,” ujar Sunarto, ekolog satwa liar dari WWF Indonesia yang juga anggota penelitian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *