Category Archives: Berita

Konservasi Cetak Biru Gajah Sumatera Bag4

Studi WWF Indonesia dan Eijkman Institute tersebut disampaikan dalam simposium yang digelar di gedung Eijkman Institute, Jakarta Pusat, pekan lalu, untuk memperingati Hari Gajah Sedunia, yang jatuh pada 15 Agustus. Gajah di pusat konservasi memiliki keanekaragaman genetika cukup tinggi. Sunarto pun berharap langkah itu dapat memperkaya genetika gajah liar Sumatera di Way Kambas.

Cara ini dikenal dengan istilah konservasi penanda deoxyribonucleic acid (DNA) atau cetak biru makhluk hidup. Konservasi penanda DNA tergolong teknik baru dalam upaya pelestarian satwa liar di Indonesia. Herawati Sudoyo, Deputi Direktur Eijkman Institute Bidang Penelitian Fundamental—juga anggota penelitian—mengatakan ada lima hal yang dapat diungkap dengan pendekatan penanda.

Konservasi Cetak Biru Gajah Sumatera Bag3

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan populasi gajah Sumatera kini tinggal 1.724 ekor dari 2.700 ekor pada 2007. Hasil studi World Wildlife Fund (WWF) Indonesia dan Eijkman Institute for Molecular Biology, yang dirilis pada pertengahan Agustus lalu, menyebutkan salah satu faktor pemicu penurunan itu adalah perkawinan sedarah (inbreeding).

Perkawinan ini berimbas pada menurunnya variasi genetika dan kualitas hidup gajah yang mudah terserang penyakit. Gajah termasuk mamalia besar dengan siklus kehamilan cukup panjang, 4-5 tahun sekali. Masa kehamilannya 18-22 bulan. ”Karena itu, butuh pembauran seperti di Way Kambas agar keanekaragaman hayati genetika gajah tetap terjaga,” ujar Sunarto, ekolog satwa liar dari WWF Indonesia yang juga anggota penelitian.

Wajar Pemerintah Mencontoh Kami Bag17

Itu penting untuk membangun kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Tanpa kebanggaan dan percaya diri, bagaimana orang mau berprestasi? Kita harus memperlakukan setiap orang merasa bisa membuat perubahan. Kalau ada kesalahan, jangan dicela, langsung cari pemecahannya. Dengan jumlah karyawan sebanyak itu, bagaimana caranya? Saya punya sembilan direktur dan 400 eksekutif atau direktur anak perusahaan.

Saya memeriksa mereka secara berkala. Maka ruang rapat ini butuh kursi yang sangat empuk karena saya hampir seharian di sini dari pagi sampai malam, ha-ha-ha…. Di ruangan pribadi paling cuma 15 menit untuk tanda tangan dokumen. Dengan pemeriksaan yang cermat, kalau ada kesalahan, bisa dipadamkan dengan alat ringan, tidak perlu branwir.

Watiek Ideo Penulis Buku Best Seller Bag2

“Mungkin buku ini adalah buku pertama di Indonesia yang berani mengangkat isu sensitif tentang sex education dalam kemasan dongeng dan bergambar,” tegas Watiek. Selama ini, lanjutnya, buku-buku tentang sex education anak, pembacanya adalah orang dewasa. Nah, buku ini pembacanya adalah anak-anak langsung.

“ Program kerja magang ke Jepang gratis untuk SMA/SMK “ upstory

Watiek semakin surprise ketika salah satu bukunya, Kisah Kota Kita, direkomendasikan oleh Presiden Jokowi (saat itu masih menjabat Gubernur DKI Jakarta) untuk dibaca. “Beliau mengirim surat khusus kepada kami dan menyampaikan apreasiasinya bahwa buku ini penting untuk dibaca,” ucap Watiek bangga. Buku tersebut berisi tentang menumbuhkan semangat anak-anak untuk menjaga dan ikut andil dalam melestarikan kotanya. Penghargaan dari Jokowi ini semakin melecutkan semangat Watiek untuk menghasilkan karya-karya terbaik lainnya.

Omset satu milyar

Sebagai penulis buku anak yang omset penjualannya mencapai lebih dari satu milyar rupiah dalam satu semester, Watiek pun terpilih menjadi salah satu peserta yang ikut mengunjungi pameran buku anak-anak terbesar di dunia, Frankfurt Book Fair (FBF) pada November 2015 “Jauh hari, penerbit Bhuana Ilmu Populer memberitahu bahwa omzet buku saya mencapai satu milyar lebih dan saya akan diberangkatkan ke FBF,” ucap Watiek senang. Apalagi semua biaya ditanggung penerbit dan ini adalah kesempatan langka, karena tidak semua penulis bisa merasakan pengalaman luar biasa ini. Betapa tidak? Untuk memperoleh omset sebesar itu, diakui Watiek, sulit sekali, sehingga ia pun tak terlalu ngoyo. Ia hanya berusaha membantu penerbit mempromosikan bukunya dengan cara memberi bonus, seperti bonus boneka jari, satu set wayang, paper frame, paperdoll, sampai membuat marchandise t-shirt. “Tetapi sebelum membuatnya, saya memikirkannya dengan matang, apakah disukai pembaca atau tidak. Alhamdulillah, responsnya luar biasa sekali,” ungkap Watiek. Larisnya buku-buku Watiek tak dinikmatinya sendiri. Di rumah, ia membangun “Rumah Baca Lintang” (RBL) yang memiliki beragam kegiatan, seperti membaca buku gratis, kelas menulis, kelas impian, dalang cilik, kelas mendongeng, dan pelestarian permainan tradisional. “Hingga saat ini, hampir 100 anak mengakses manfaat dari Rumah Baca Lintang,” ungkapnya. Watiek berharap, ke depannya RBL bisa menjangkau anak-anak di pelosok desa. “Mereka harus mendapat kesempatan yang sama untuk mengakses buku gratis,” harapnya. Tidak seperti saat ia kecil yang sulit sekali mendapatkan buku.

Watiek Ideo Penulis Buku Best Seller

Sejak kelas 2 sekolah dasar (SD), ia suka menulis. “Kalau ada pelajaran mengarang saya merasa bebas, bisa menulis berlembar-lembar kertas, senang banget,” kenang perempuan bernama asli, Solikhatul Fatonah Kurniawati (33) ini. Waktu itu ia menulis puisi dan cerita pendek. Saat remaja, ia mulai gemar menulis buku harian.

“ program beasiswa kuliah di Jerman S1 S2 gratis tanpa biaya “ upstory.org

“Buku harian saya sampai bertumpuk-tumpuk, isinya campur-campur, umumnya curahan hati yang galau,” jelas Sarjana Psikologi lulusan Universitas Airlangga Surabaya yang lebih dikenal dengan nama penanya ini, Watiek Ideo. Nah, saat kuliah di Fakultas Psikologi itu, Watiek malah berhenti menulis dan baru kembali menulis lima tahun belakangan. “Awalnya dimulai ketika saya mencari seorang desainer untuk clothing line yang sedang saya rintis,” kenangnya.

Ia berkenalan dengan seorang desainer yang ternyata ilustrator buku anak. Saat ilustrator itu memperlihatkan karya-karyanya, Watiek terpukau sehingga semangat menulisnya pun kembali. “Sejak saat itu saya langsung menulis buku,” kata Watiek. Tidak tanggung-tanggung, buku pertamanya langsung ia kirim ke penerbit besar, berkisah tentang petualangan Lily dan Pino, persahabatan seorang gadis kecil dengan seekor panda.

Tiga bulan kemudian, Watiek dikabarkan, naskahnya akan diterbitkan. “Ini adalah momen penting dalam hidup saya,” cerita Watiek dengan rupa gembira. Sejak saat itu, ia seperti kecanduan menulis dan memutuskan untuk profesional menulis, khususnya buku anak, sambil mengurus clothing line-nya.

Penghargaan dari Jokowi

Pagi hingga siang, sekitar pukul 10–12, adalah waktu efektif baginya menulis. Selebihnya digunakan untuk mengerjakan hal-hal lain, seperti mengurus rumah, merawat anak-anak, membuat suvenir, mengurus clothing line, dan “bermain” sosmed. Watiek mengaku, dirinya tak ada target untuk menghasilkan buku, semuanya mengalir saja. Hanya saja, ia membuat deadline khusus jika mengerjakan sebuah naskah, harus selesai dalam waktu dua minggu, semata agar disiplin.

”Soalnya, kontrol, kan, ada pada diri sendiri, jadi harus pintar mengatur waktu,” tandas Watiek. Bagaimana jika sehari saja ia tidak menulis? “Wah, rasanya seperti ada yang hilang, ada yang dirindu,” ujar Watiek yang dalam lima tahun saja sudah menghasilkan lebih dari 55 buku anak-anak. Dari sekian banyak buku, yang paling banyak diminati buku Aku Anak Berani, Bisa Melindungi Diri Sendiri, berisi 10 cerita serta tip mencegah kekerasan dan kejahatan seksual pada anak.

Senjata Pemberantas Demam Berdarah Bag4

Maka virus dengue di tubuh nyamuk lama-lama habis dan jumlah penularan pun pelan-pelan diharapkan hilang. Virus dengue ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti betina, yang perlu mengisap darah untuk perkembangan telurnya. Saat si nyamuk betina menggigit orang yang terkena demam berdarah, virus dengue di dalam darah manusia ikut terisap.

Dengue yang sudah masuk ke dalam tubuh nyamuk itu akan berkembang biak dan menyebar ke seluruh badan nyamuk, termasuk di kelenjar ludah dan telur. Ketika nyamuk tersebut menggigit orang lain, virus yang ada di ludah akan ikut masuk ke tubuh korbannya. Demikian pula gigitan nyamuk yang diwarisi dengue saat masih berbentuk telur mengandung virus tersebut.

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag6

”Mungkin ada di tempat lain yang lebih tinggi, tapi di lapangan saja. Tapi ini di amfteater khusus yang dibuat untuk penyelenggaraan konser musik jazz,” ujar pemilik Jiwa Jawa Resort ini. Untuk tahun ini, Jazz Gunung Bromo mengusung tema ”Pesta Merdeka di Puncak Jazz Raya”. Itu karena penyelenggaraan jazz ini, pada 19-20 Agustus lalu, berdekatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

”Jazz Gunung ini sebuah perayaan kemerdekaan, baik kemerdekaan yang dimaknai sebagai dirgahayu republik ini maupun perayaan setiap seniman untuk berkata dan mengekspresikan karyanya,” ujar Djaduk Ferianto, yang bersama seniman Butet Kartaredjasa dan Sigit Pramono menggagas Jazz Gunung Bromo. Kelompok musik etnik asal Bandung, Samba Sunda, membuka Jazz Gunung Bromo 2016.

Plus-Minus Kekuatan Inkumben Bag6

Inkumben akan aman secara elektoral jika modal elektabilitasnya jauh memimpin di depan dengan selisih yang lebar. Semakin mendekati pemilihan tantangan akan semakin berat karena kompetitor juga akan bekerja lebih maksimal dan pemilih mendapat informasi lebih beragam. Di banyak tempat, tren elektabilitas beberapa inkumben cenderung menurun ketika mendekati pemilihan.

Namun banyak di antara mereka diselamatkan oleh ”lonceng yang berbunyi” (saved by the bell) karena modal elektabilitas yang terlalu tinggi di awal tidak terkejar oleh lawan yang tren elektabilitasnya menanjak sekalipun. Perlu diingat, pilkada Jakarta memakai aturan yang bersifat khusus, berbeda dengan aturan umum. Calon gubernur harus mendapatkan suara lebih dari 50 persen untuk memenangi pemilihan dalam satu putaran.

Polemik Proyek Pulau Buatan Bag2

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sempat menghentikan proyek pulau yang digarap oleh PT Muara Wisesa Samudra, anak perusahaan PT Agung Podomoro Land, itu. Penghentian ini berbarengan dengan moratorium proyek 16 pulau lain yang dikeluarkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli saat masih menjabat pada Juli lalu. Namun, Jumat dua pekan lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang baru, Luhut Pandjaitan, memutuskan pencabutan moratorium proyek Pulau G.

Dia menilai reklamasi tak perlu menunggu kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional tentang proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). NCICD merupakan rencana induk yang meliputi rencana proyek tanggul raksasa di utara Ibu Kota. Pada Kamis pekan lalu, Luhut meralat pernyataan sebelumnya. Dia menyatakan sepakat menunggu kajian NCICD, yang akan selesai pada Oktober mendatang. ”Dalam duatiga minggu ke depan sudah selesai,” ujarnya.

Pecah Kongsi Di Tanah Kosambi II

Menurut Adipurna, kedua teman bisnisnya itu memang berkali-kali menawarkan Rp 40 miliar. Namun Adipurna menolak. ”Saya jelaskan duduk perkaranya dan Pak Oesman paham,” ucap Adipurna. Ia mengaku tidak mengetahui sejauh mana kedekatan Oesman dengan Yusuf dan Suryadi. Dimintai konfrmasi Tempo soal ini pada Kamis pekan lalu, Oesman Sapta Odang mengatakan lupa pernah bertemu dengan Adipurna untuk membahas masalah yang berkaitan dengan Yusuf dan Suryadi.

”Saya memang banyak membantu mendamaikan orang, makanya lupa pernah bertemu dengan siapa saja,” kata Ketua Umum Partai Hanura yang juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah ini. Tujuh bulan setelah pertemuan Adipurna dengan Oesman, pada pertengahan Agustus 2015, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Polri menghentikan penyidikan kasus itu.